• Jelajahi

    Copyright © MITRA POLRI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    GNI

    Iklan


     

    KONTRADIKSI SAKSI MUNCUL! KETERANGAN OM REGAR DIBANTAH BANG NAGA DI TENGAH PENGUSUTAN KEMATIAN BOY SIMAMORA (20) DI SUNGAI SAGA MATUA

    Admin Warta
    Kamis, 30 Juli 2026, Juli 30, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T16:15:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    KONTRADIKSI SAKSI MUNCUL! KETERANGAN OM REGAR DIBANTAH BANG NAGA DI TENGAH PENGUSUTAN KEMATIAN BOY SIMAMORA (20) DI SUNGAI SAGA MATUA




    TAPANULI TENGAH

    Dalam sebuah poster yang viral, Om Regar disebut mengaku melihat adanya buaya yang memakan manusia di Sungai Saga Matua. Narasi tersebut sontak membuat masyarakat resah dan bertanya-tanya terkait kronologi sebenarnya.

    Namun, pernyataan itu langsung dibantah tegas oleh saksi lain bernama Bang Naga.  




    "Saya tidak ada melihat buaya makan orang ya Bro. Saya hanya menangkap kepiting di Sungai Saga Matua,"_ tegas Bang Naga dalam keterangannya.



    PUBLIK GERAM: JANGAN TUTUPI KEBENARAN DENGAN DUGAAN!

    Munculnya dua versi yang bertolak belakang ini memicu kemarahan keluarga korban dan masyarakat. Mereka menilai, perbedaan keterangan saksi bisa mengaburkan proses pencarian keadilan bagi almarhum Boy Simamora.

    "Apa yang sebenarnya terjadi di Sungai Saga Matua? Mengapa keterangan saksi berbeda jauh? Masyarakat menuntut fakta, bukan cerita!" demikian desakan yang beredar.

    Keluarga dan tim kuasa hukum menilai, kejelasan lokasi dan kronologi sangat penting dalam kasus dugaan pembunuhan ini. Spekulasi liar hanya akan menambah luka keluarga korban.



    TIM ADVOKAT & MASYARAKAT DESAK POLISI USUT TUNTAS


    Menanggapi hal ini, Tim Gabungan Advokat Penegakan Hukum & Keadilan untuk Boy Simamora (TGAP&K) yang dipimpin Parlaungan Silalahi, S.H., M.H. mendesak Polres Tapanuli Tengah dan Polda Sumut untuk:

    - Memeriksa ulang seluruh saksi terkait secara mendalam, termasuk Om Regar dan Bang Naga.


    - Melakukan olah TKP ulangdi Sungai Saga Matua secara transparan.

    - Mengungkap fakta sebenarnya* tanpa ditutupi narasi yang menyesatkan.

    "Kami butuh keadilan, bukan kebingungan! Jangan main-main dengan keterangan saksi! Ini menyangkut nyawa manusia," tegas perwakilan tim.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hasil klarifikasi kedua saksi tersebut. 

    Masyarakat Tapanuli Tengah kini menanti: Apakah aparat mampu mengungkap fakta, atau membiarkan kebenaran tertutup oleh kontradiksi?

    USUT TUNTAS! UNGKAP FAKTANYA! KEADILAN UNTUK BOY SIMAMORA!

    (Ramadhan malau)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +