• Jelajahi

    Copyright © MITRA POLRI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Natal

    NKRI


     

    Iklan

    Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Beton Penahan Ombak di Desa Muara Tapus Tanpa Papan Informasi

    Admin Warta
    Sabtu, 10 Januari 2026, Januari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-01-10T16:20:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Beton Penahan Ombak di Desa Muara Tapus Tanpa Papan Informasi




    Muara Tapus || MITRA POLRI —
    Warga Desa Muara Tapus mempertanyakan transparansi pembangunan **beton penahan ombak** yang sedang berlangsung di pinggir muara desa. Pasalnya, proyek tersebut **tidak dilengkapi papan informasi proyek**, sehingga menimbulkan dugaan sebagai *proyek siluman*.




    Berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan tersebut masih berjalan hingga saat ini, sementara **anggaran disebut berasal dari Tahun Anggaran 2025**, namun pekerjaan belum juga rampung. Tidak adanya papan proyek membuat masyarakat tidak mengetahui secara jelas **besaran anggaran, sumber dana, pelaksana, maupun waktu pelaksanaan**.



    Selain persoalan transparansi proyek, warga juga menyoroti **dugaan praktik nepotisme dalam struktur pemerintahan desa**. Menurut keterangan warga, sejumlah posisi strategis di pemerintahan desa diduga diisi oleh **keluarga dekat Kepala Desa Muara Tapus, Mulkan Chaniago**, termasuk ipar, adik ipar, mertua, dan kerabat lainnya.

    “Struktur pemerintahan desa terkesan dikuasai keluarga. Ini seperti sistem kerajaan, bukan pemerintahan desa yang seharusnya terbuka dan profesional,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

    Sementara itu, **Kaur Pembangunan Desa Muara Tapus** sempat menghubungi pihak Media Mitra Polri untuk memberikan klarifikasi. Namun, komunikasi tersebut tidak berlangsung maksimal karena **kendala jaringan dan sinyal yang buruk**, sehingga pembicaraan terputus dan belum menghasilkan penjelasan yang utuh.

    Warga berharap **pihak kecamatan, inspektorat, dan aparat pengawas lainnya** dapat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan serta memastikan penggunaan anggaran desa berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi.

    (R.Malau)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +