masukkan script iklan disini
Diduga adanya main mata penyelidikan antara team LABFOR Poldasu dengan PT.POKPHAN atas meninggalnya pekerja karena kelalaian pihak perusahaan
Medan,Dugaan main mata jelas terlihat di perusahaan milik PT.POKPHAN dengan team LABFOR,dalam pantauan gabungan wartawan FORWAKA Medan menyaksikan langsung petugas LABFOR Poldasu masuk kedalam kendaraan mobil merk Hiace milik perusahaan jagung tersebut.
Kasus yang mengakibatkan meninggal nya seorang pekerja yang lagi menunaikan sholat pagi pukul 05:00 wib 12 Juni 2026 masih dalam penyidikan polres belawan,
Seperti di fasilitasi perusahaan,team LABFOR masuk ke dalam mobil SUV Hiace PT.POKPHAN dan keluar dari halaman pabrik jagung tersebut
Tanda tanya besar wartawan FORWAKA Medan muncul,dugaan ketidakprofesionalan team LABFOR dalam menangani penyelidikan kasus UU PASAL 474 bisa saja terpengaruh,
Terpisah,Pimpinan FORWAKA Medan Irwansyah juga menyebutkan, Untuk menjaga Netralitas, Objektivitas dan Independensi, Petugas LABFOR tidak boleh dijemput ataupun diantar secara pribadi oleh pihak perusahaan yang dalam tahap penyelidikan adalah melanggar hukum khususnya pelanggaran kode etik hingga tindak pidana siap atau gratifikasi, tutupnya.
Masyarakat menunggu klarifikasi dari Dit LABFOR Poldasu dan PT.POKPHAN terkait kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar