masukkan script iklan disini
Desa Nahornop Marsada, 7 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Desa Nahornop Marsada melaksanakan aksi penanaman pohon di sejumlah titik yang rawan terjadi banjir di Desa Nahornop Marsada. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026 ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penerapan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan penanaman pohon ini bertujuan untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi risiko banjir, mencegah erosi, serta meningkatkan daya serap tanah terhadap air. Aksi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UINSU dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam sebagai bentuk tanggung jawab manusia terhadap lingkungan dan Sang Pencipta.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UINSU menanam sebanyak 250 bibit pohon yang terdiri dari 125 bibit Meranti dan 125 bibit Afrika. Seluruh bibit pohon tersebut merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Asahan Barumun yang diberikan untuk mendukung kegiatan penghijauan dan pemulihan lingkungan di Desa Nahornop Marsada.
Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN UINSU bersama Kepala Desa Nahornop Marsada beserta jajarannya. Lokasi penanaman dipilih pada sejumlah titik yang selama ini teridentifikasi rawan terjadi banjir. Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa bersama pemerintah desa terlebih dahulu mendapatkan pengarahan mengenai teknis penanaman agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang.
Selain kegiatan penanaman, mahasiswa KKN UINSU juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Nilai-nilai ekoteologi menjadi salah satu dasar dalam kegiatan tersebut, yaitu pemahaman bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
Melalui penanaman 250 bibit pohon tersebut, mahasiswa KKN UINSU berharap kawasan yang rawan banjir di Desa Nahornop Marsada dapat perlahan mengalami pemulihan secara ekologis. Keberadaan pohon diharapkan mampu membantu memperkuat daya serap tanah terhadap air, mengurangi risiko erosi, serta memberikan manfaat lingkungan bagi masyarakat desa.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Nahornop Marsada mengenai pentingnya penghijauan dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat, upaya menjaga kelestarian alam diharapkan dapat terus dilakukan meskipun kegiatan KKN telah selesai.
Aksi penanaman pohon yang dilaksanakan mahasiswa KKN UINSU bersama pemerintah desa tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan serta penerapan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar