• Jelajahi

    Copyright © MITRA POLRI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    GNI

    Iklan


     

    Diduga Kapolres Padang Sidempuan Serta Kasat Narkoba "Tidak Berani Tangkap Bandar Narkoba" Ada Apa Dengan Penegak Hukum

    Sabtu, 16 Mei 2026, Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T13:59:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Diduga Kapolres Padang Sidempuan Serta Kasat Narkoba "Tidak Berani Tangkap Bandar Narkoba" Ada Apa Dengan Penegak Hukum


    Padang Sidempuan - Tuduhan ketidakseriusan Polri dalam memberantas narkoba kerap muncul karena adanya celah dalam pengawasan dan keterlibatan oknum aparat. Sabtu 14 Mei 2026.


    Meskipun Polri mencatat pengungkapan puluhan ribu kasus dan penyitaan ratusan ton narkoba, kasus hukum yang melibatkan oknum pejabat tinggi merusak kepercayaan publik, 
    Sorotan kritis masyarakat terhadap institusi kepolisian dalam pemberantasan narkoba umumnya disebabkan oleh beberapa faktor utama.

    Diduga adanya keterlibatan Oknum Penegak Hukum, Kasus penyalahgunaan wewenang, penggelapan barang bukti, hingga perwira tinggi dan menengah yang menjadi tersangka sindikat narkoba menimbulkan persepsi bahwa jaringan narkoba sulit diberantas dari akar karena adanya "musuh dalam selimut".

    Serta Lemahnya Pengawasan Internal, Kurang optimalnya sistem pengawasan barang bukti narkoba dan sanksi yang diragukan memberikan efek jera memicu kritik atas transparansi dan akuntabilitas internal.

    Dugaan Tebang Pilih, Kritik sering dilayangkan karena penegakan hukum dianggap kerap menyasar pengguna atau kurir lapangan, sementara aktor intelektual, bandar besar, atau oknum yang melindungi peredaran sering kali tidak tersentuh.

    Meskipun polisi kuat dalam penindakan, kritik menilai Polri masih kurang dalam upaya pencegahan berbasis komunitas dan rehabilitasi bagi para korban kecanduan.Terkait dugaan penyalahgunaan wewenang atau pelanggaran kode etik oleh aparat. 

    Cerita ketidak beraninya Kapolres Padang Sidempuan serta Kasat Narkoba Polres Padang Sidempuan bukan cemohan biasa, tetapi nyata terjadi ditengah-tengah masyarakat Kota Padang Sidempuan. 

    Sebelumnya Puluhan warga Kampung Darek, Gang Dame, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, mendatangi Mapaolres Padang Sidempuan pada Kamis dini hari, 14 Mei 2026, kemarin. 

    Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan terkait penangkapan salah satu warga bernama Tolip, oleh Tim Satnarkoba Polres Padang Sidempuan di kampung Loding pada malam sebelumnya. 

    Adapun kedatangan mereka bukan menghalang-halangi Pihak Kepolisian untuk menangkap Tolip, tetapi melainkan mendukung pihak Kepolisian, tutur Warga. 

    Yang menjadi pertanyaan sampai hari ini, tidak satu pun bandar besar atau pemilik narkoba tersentuh hukum, seperti diduga ada pembiaran oleh Kepolisian, setiap penangkapan hanya pemakai dan kurir nya saja yang ditangkap, sudah jelas ketidak mampuan Kapolres Padang Sidempuan, AKBP Dr. Wira PraytanaPraytana, S.H., S.I.K., M.H.,  dan Kasat Narkoba Polres Padang Sidempuan AKP Juli PurwonoPurwono, S.H., M.H,. 

    "Ketidak mampuan Kapolres Padang Sidempuan dalam pemberantasan Narkoba di Kota Padang Sidempuan sudah jelas terlihat, maka dari itu Masyarakat meminta "Kapolres Untuk Mengundurkan diri kalau tidak mampu menciptakan Kamtibmas", tutur warga.
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +